Translate

Kamis, 09 Oktober 2014

Pengertian visi dan misi menurut para ahli yang kompeten

Pengertian visi dan misi 
Dalam hal pencapaian suatu tujuan di perlukan suatu perencanaan dan tindakan nyata untuk dapat mewujudkannya, secara umum bisa di katakan bahwa Visi dan Misi adalah suatu konsep perencanaan yang di sertai dengan tindakan sesuai dengan apa yang di rencanakan untuk mencapai suatu tujuan.

Bagi mereka yang berkecimpung dalam kegiatan organisasi tentu tidak asing dengan kalimat Visi dan Misi di karenakan suatu organisasi, kelompok atau badan suatu instansi pasti memiliki Visi dan Misi untuk mewujudkan tujuannya, tapi apakah Visi dan Misi hanya bisa di miliki dan di terapkan oleh Suatu Organisasi, kelompok atau bandan suatu instansi…? Jawabnya tentu tidak, Visi dan Misi pun bisa di miliki dan di terapkan secara personal dan individu.

Lalu apakah pengertian dari Visi dan Misi…?
Dari referensi materi berikut ada beberapa pengertian dari Visi dan Misi yang mudah-mudahan dapat memberi manfaat...

Pengertian Visi
Visi adalah suatu pandangan jauh tentang perusahaan, tujuan - tujuan perusahaan dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut pada masa yang akan datang. Visi itu tidak dapat dituliskan secara lebih jelas menerangkan detail gambaran sistem yang ditujunya, dikarenakan perubahan ilmu serta situasi yang sulit diprediksi selama masa yang panjang tersebut. Beberapa persyaratan yang hendaknya dipenuhi oleh suatu pernyataan visi:

- Berorientasi ke depan
- Tidak dibuat berdasarkan kondisi saat ini
- Mengekspresikan kreatifitas
- Berdasar pada prinsip nilai yang mengandung penghargaan bagi masyarakat

Pengertian Misi
Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya mewujudkan Visi. Misi perusahaan adalah tujuan dan alasan mengapa perusahaan itu ada. Misi juga akan memberikan arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan.

Arti lain :
  • a. Visi adalah suatu pernyataan tentang gambaran keadaan clan karakteristik yang
  • ingin di capai oleh suatu lembaga pada jauh dimasa yang akan datang. Banyak
  • intepretasi yang dapat keluar dari pernyataan keadaan ideal yang ingin dicapai
  • lembaga tersebut. Visi itu sendiri tidak dapat dituliskan secara lebih jelas
  • menerangkan detail gambaran sistem yang ditujunya, oleh kemungkinan kemajuan
  • clan perubahan ilmu serta situasi yang sulit diprediksi selama masa
  • yang panjang tersebut. Pernyataan Visi tersebut harus selalu berlaku pada
  • semua kemungkinan perubahan yang mungkin terjadi sehingga suatu Visi hendaknya
  • mempunyai sifat/fleksibel. Untuk itu ada beberapa persyaratan yang hendaknya
  • dipenuhi oleh suatu pernyataan Visi: 1) Berorientasi pada masa depan; 2) Tidak
  • dibuat berdasar kondisi atau tren saat ini; 3) Mengekspresikan kreativitas; 4)
  • Berdasar pada prinsip nilai yang mengandung penghargaan bagi masyarakat ; 5)
  • Memperhatikan sejarah, kultur, clan nilai organisasi meskipun ada perubahan
  • terduga ; 6) Mempunyai standard yang tinggi, ideal serta harapan bagi anggota
  • lembaga ; 7) Memberikan klarifikasi bagi manfaat lembaga serta tujuan-
  • tujuannya ; 8 ) Memberikan semangat clan mendorong timbulnya dedikasi pada
  • lembaga ; 9) Menggambarkan keunikan lembaga dalam kompetisi serta citranya ;
  • 10) Bersifat ambisius serta menantang segenap anggota lembaga (Lewis&Smith,1994).

  • b. Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam
  • usahanya meng-ujud-kan Visi. Dalam operasionalnya orang berpedoman pada
  • pernyataan misi yang merupakan hasil kompromi intepretasi Visi. Misi merupakan
  • sesuatu yang nyata untuk dituju serta dapat pula memberikan petunjuk garis
  • besar cara pencapaian Visi. Pernyataan Misi memberikan keterangan yang jelas
  • tentang apa yang ingin dituju serta kadang kala memberikan pula keterangan
  • tentang bagaimana cara lembaga bekerja. Mengingat demikian pentingnya
  • pernyataan misi maka selama pembentukannya perlu diperhatikan masukan-masukan
  • dari anggota lembaga serta sumber-sumber lain yang dianggap penting. Untuk
  • secara Iangsung pernyataan Misi belum dapat dipergunakan sebagai petunjuk
  • bekerja.

  • Intepretasi lebih mendetail diperlukan agar pernyataan Misi dapat
  • diterjemahkan ke langkah-langkah kerja atau tahapan pencapaian tujuan
  • sebagaimana tertulis dalam pernyataan Misi. Untuk memberikan tekanan pada
  • faktor komprehensif dari pernyataan misi maka pernyataan tersebut hendaknya
  • mampu memberikan gambaran yang menjawab pertanyaan pertanyaan sbb (Lewis &
  • Smith 1944) : 1) Keberadaan lembaga adalah untuk berbuat apa; 2) Apa produk
  • atau jasa yang utama dari lembaga; 3) Apa yang bersifat unik dari lembaga ; 4)
  • Siapa konsumen utama dari lembaga; 5) Mengapa mereka merupakan konsumen utama
  • ; 6) Pihak lain mana yang berkepentingan dengan lembaga dan mengapa; 7) Apa
  • “Core Values” / nilai dasar lembaga; 8 ) Apa yang berbeda pada lembaga 5 th
  • yang lalu dan sekarang ; 9) Mengapa berbeda ; 10) Apa yang berbeda pada
  • lembaga saat sekarang dan 5 th dari sekarang; 11) Mengapa hal itu akan menjadi
  • beda; 12) Apa produk atau jenis jasa yang akan diberikan lembaga di masa
  • depan; 13) Apa yang harus dikerjakan lembaga untuk menyiapkan produk baru
  • tersebut; 14)Apakah jawaban pertanyaan-pertanyaan di atas merefleksikan Visi
  • lembaga ? ; 15) Bila tidak, pertanyaan mana yang harus ada dan apa jawabannya.
  • materi referensi:RKAP EXSAM

Dari sumber lain yang mendefinisikan tentang Visi dan Misi diantaranya:
• Visi adalah cara pandang jauh ke depan kemana organisasi harus dibawa agar
dapat eksis, antisipatif dan inovatif. Visi adalah suatu gambaran yang menantang
tentang keadaan masa depan yang diinginkan oleh organisasi.

• Misi merupakan pernyataan yang menetapkan tujuan organisasi dan sasaran yang
ingin dicapai. Pernyataan misi membawa organisasi kepada suatu fokus. Misi
menjelaskan mengapa organisasi itu ada, apa yang dilakukannya, dan bagaimana
melakukannya.

• Misi adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh organisasi agar tujuan
organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Dengan pernyataan misi
tersebut, diharapkan seluruh pegawai dan pihak yang berkepentingan dapat
mengenal organisasi dan mengetahui peran dan program-programnya serta hasil
yang akan diperoleh dimasa mendatang.

• Visi adalah pandangan/pemikiran pada yang akan datang (cita cita)
Misi adalah sedang/akan melakukan apa yang sudah ada dalam visi itu.

Rabu, 08 Oktober 2014

Pengertian administrasi

Pengertian administrasi terbaru dari para ahli yang termasyhur


Sondang P. Siagian mengemukakan “Administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama antara 2 orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya” (1994:3). Berdasarkan uraian dan definisi tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa administrasi adalah seluruh kegiatan yang dilakukan melalui kerjasama dalam suatu organisasi berdasarkan rencana yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan.
 
Administrasi dalam arti sempit. Menurut Soewarno Handayaningrat mengatakan “Administrasi secara sempit berasal dari kata Administratie (bahasa Belanda) yaitu meliputi kegiatan cata-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan, keti-mengetik, agenda dan sebagainya yang bersifat teknis ketatausahaan”(1988:2). Dari definisi tersebut dapat disimpulkan administrasi dalam arti sempit merupakan kegiatan ketatausahaan yang mliputi kegiatan cata-mencatat, surat-menyurat, pembukuan dan pengarsipan surat serta hal-hal lainnya yang dimaksudkan untuk menyediakan informasi serta mempermudah memperoleh informasi kembali jika dibutuhkan.

Administrasi dalam arti luas. Menurut The Liang Gie mengatakan “Administrasi secara luas adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu”(1980:9). Administrasi secara luas dapat disimpulkan pada dasarnya semua mengandung unsur pokok yang sama yaitu adanya kegiatan tertentu, adanya manusia yang melakukan kerjasama serta mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

Sondang P. Siagian mengemukakan “Administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama antara 2 orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya” (1994:3). Berdasarkan uraian dan definisi tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa administrasi adalah seluruh kegiatan yang dilakukan melalui kerjasama dalam suatu organisasi berdasarkan rencana yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan.

Administrasi pada intinya melingkupi seluruh kegiatan dari pengaturan hingga pengurusan sekelompok orang yang memiliki diferensiasi pekerjaan untuk mencapai suatu tujuan bersama. Administrasi dapat berjalan dengan sua atau banyak orang terlibat di dalamnya
Sebagian besar literatur menggunakan istilah administrasi perkantoran dan manajemen perkantoran untuk menyebut administrasi.
Administrasi pada intinya melingkupi seluruh kegiatan dari pengaturan hingga pengurusan sekelompok orang yang memiliki diferensiasi pekerjaan untuk mencapai suatu tujuan bersama. Administrasi dapat berjalan dengan sua atau banyak orang terlibat di dalamnya
Sebagian besar literatur menggunakan istilah administrasi perkantoran dan manajemen perkantoran untuk menyebut administrasi.

Administrasi dalam arti luas. Menurut The Liang Gie mengatakan “Administrasi secara luas adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu”(1980:9). Administrasi secara luas dapat disimpulkan pada dasarnya semua mengandung unsur pokok yang sama yaitu adanya kegiatan tertentu, adanya manusia yang melakukan kerjasama serta mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

Sondang P. Siagian mengemukakan “Administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama antara 2 orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya” (1994:3). Berdasarkan uraian dan definisi tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa administrasi adalah seluruh kegiatan yang dilakukan melalui kerjasama dalam suatu organisasi berdasarkan rencana yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan.

Administrasi pada intinya melingkupi seluruh kegiatan dari pengaturan hingga pengurusan sekelompok orang yang memiliki diferensiasi pekerjaan untuk mencapai suatu tujuan bersama. Administrasi dapat berjalan dengan sua atau banyak orang terlibat di dalamnya

Sebagian besar literatur menggunakan istilah administrasi perkantoran dan manajemen perkantoran untuk menyebut administrasi.


Berikut ini pengertian  administrasi menurut beberapa ahli yang ada hingga saat ini:


1. ARTHUR GRAGER
Administrasi adalah fungsi tata penyelenggaraan terhadap komunikasi dan pelayanan warkat suatu organisasi
2. WILLIAM LEFFINGWELL dan EDWIN ROBINSON
Administrasi adalah cabang ilmu manajemen yang berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan perkantoran secara efisien, kapan, dan dimana pekerjaan itu harus dilakukan
3. GEORGE TERRY
Administrasi adalah perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta penggerakan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tujuan yang telah ditetapka
4. ULBERT
Administrasi secara sempit didefinisikan sebagain penyusunan dan pencatatan data dan informasi secara sistematis baik internal maupun eksternal dengan maksud menyediakan keterangan serta memudahkan untuk memperoleh kembali baik sebagian maupun menyeluruh. Pengertian administrasi secara sempit ini lebih dikenal dengan istilah Tata Usaha
5. WH EVANS
Administrasi adalah fungsi yang menyangkut manajemen  dan pengarahan semua tahap operasi perusahaan mengenai pengolahan bahan keterangan, komunikasi, dan ingatan organisasi